Saturday, January 8, 2011

Tutup BlackBerry Bukan Pilihan Tepat untuk Depak Pornografi


 Sebelum akhir Januari 2011 seluruh layanan BlackBerry di enam operator akan ditutup jika Research in Motion (RIM) tidak menutup akses pornografi. Namun menutup layanan BlackBerry bukan pilihan kebijakan yang tepat untuk mendepak akses pornografi.

"Mematikan fungsi BlackBerry bukan pilihan. Karena jumlah orang yang gunakan BlackBerry untuk mengakses pornografi saya rasa jauh lebih kecil ketimbang yang menggunakannya untuk hal positif," ujar pengamat kebijakan publik, Andrinof Chaniago, dalam perbincangan dengan detikcom, Minggu (9/1/2011).

Menurut dia, ketika berbicara tentang BlackBerry maka berurusan dengan konsumen atau pengguna BlackBerry di Tanah Air yang jumlahnya sekitar 2 juta pelanggan. Menurut dia, pornografi yang beredar di dunia maya adalah hasil dari teknologi. Tidak mudah untuk menghalangi orang-orang untuk menggunakan teknologi, sebab pengunduh konten pornografi selalu memiliki alternatif untuk mengaksesnya.

"Menurut saya harus dikaji dulu. Harus pertimbangkan juga 2 juta pelanggan itu," imbuh staf pengajar UI ini.

Dia berpendapat, pemerintah sebaiknya mencari cara bagaimana memblok situs yang mengandung konten pornografi tanpa menghalangi penggunaan fungsi teknologi. Jika masalah akses pornografi di BlackBerry dijawab dengan penutupan layanan, hal itu dinilainya sebagai cara yang sempit.

"Masalah teknologi harus dijawab dengan solusi teknologi. Harus dicari cara bagaimana memblok masuknya informasi yang seperti itu (pornografi) tetapi tidak mematikan fungsi teknologi," tutup Andrinof.

Menkominfo Tifatul Sembiring memberikan tenggat waktu dua minggu kepada Research in Motion (RIM) untuk menutup akses pornografi. Jika tidak, sebelum akhir Januari 2011 seluruh layanan BlackBerry di enam operator akan ditutup.

Menurut Tifatul, masih banyak situs porno yang bisa diakses melalui BlackBerry. Tifatul beralasan, tetap teguh dengan pendiriannya lantaran menegakkan peraturan dan undang-undang yang berlaku, UU No 14/2008 pasal 17 tentang pencegahan penyebaran pornografi.

Operator yang menjadi mitra RIM dalam menyelenggarakan BlackBerry adalah Telkomsel, Indosat, XL Axiata, Natrindo Telepon Seluler, Hutchison CP Telecom, dan Smart Telecom. Saat ini, pengguna BlackBerry Tanah Air diperkirakan mencapai dua juta pelanggan.

0 comments:

Post a Comment